Tampilkan postingan dengan label Fatamorgana. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 November 2024
Inikah Yang Kau Damba ?
Dunia ini seringkali memukau dengan gemerlapnya, namun bagi seorang Muslim, gemerlap itu hanyalah ilusi yang cepat sirna. Dalam pandangan Islam, dunia adalah persinggahan sementara, tempat ujian dan fitnah yang bisa melalaikan manusia dari tujuan sejatinya. Puisi "Inikah yang Kau Damba?" mengajak pembaca merenungkan betapa hina dunia di hadapan kemuliaan akhirat. Keindahan dunia hanyalah fana, sementara akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya.
Selanjutnya »
Labels:
Dunia,
Fatamorgana
Senin, 23 November 2020
Puisi Keresahan
![]() |
Puisi Keresahan |
Mengepakan sayapnya merendah bumi
Demikian hatiku yang menunggumu tuk bersimpuh
Sujud di atas sajadah bersama sejuta keluhan
Aku berdiri ditengah padang
Padang yang kutatap tak berujung
Seperti kini keresahan menantiku
Menunggu titian yang akan ku langkahi dengan asa
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana,
Ibroh
Kamis, 30 Juli 2020
Bulir Air Mata
Siang di tepi teriknya MatahariKetika helaan nafas panjang
Ketika debu menderu bersama abu
Aku sedang berkenalan dengan kesabaran
Tiada lagi hari itu
Kecuali , manakala aku berjibaku diatasnya
Mengais sejengkal asa ku ..
Untuk mereka yang tengah menengadahkan mulutnya kepadaku
Selanjutnya »
Labels:
Do'a,
Fatamorgana,
Ibroh
Minggu, 12 Januari 2020
Diriku dan Dunia ?
Segala kesenangan kebahagiaan akan tercipta ?
Dalam pesona sanjungan membumbung tinggi
Kau merasa seolah jadi penguasa Dunia ??
Dalam gemulai wanita nan penuh syahwat
Puncak kenikmatan itu telah engkau raih ??
Dalam pesona sanjungan membumbung tinggi
Kau merasa seolah jadi penguasa Dunia ??
Dalam gemulai wanita nan penuh syahwat
Puncak kenikmatan itu telah engkau raih ??
Dengan limpahan harta ...
Kau terus terjaga dan tertawa ..
Kau terus terjaga dan tertawa ..
Selanjutnya »
Labels:
Dunia,
Fatamorgana
Minggu, 24 November 2019
Dunia oh Dunia
Hamparan ladang itu terlihat menguningPadahal kemarin aku lihat menghijau segar
Jelaga itu terlihat mengering
Padahal senja kemarin ku lihat basah dengan air
Demikianlah Dunia ....
Tatkala asa ini tersalah berlabuh untuknya
Tatkala cinta ini tersakiti karena nya ...
Dunia kini telah pudar padahal kemarin menumbuh
Selanjutnya »
Labels:
Dunia,
Fatamorgana,
Maksiat
Kamis, 21 November 2019
Harta Yang Engkau Banggakan ?
Segala kesenangan kebahagiaan tercipta ?
Dalam kucuran uang yang tiada henti
Kau sangka ...
Kebahagiaan akan pasti di dapat ?
Kau sangka ...
Kebahagiaan akan pasti di dapat ?
Selanjutnya »
Labels:
Dunia,
Fatamorgana
Jumat, 08 November 2019
Kehidupanku
Kehidupanku ...
Terus mencari ...
Mengelana bersama waktu
Memahami apa itu hidup?
Dan untuk apa kita hidup?
Terus mencari ...
Mengelana bersama waktu
Memahami apa itu hidup?
Dan untuk apa kita hidup?
Kehidupanku ...
Adalah untuk untuk apa yg harus kulakukan
Semua hal yang bisa ku katakan kembali padaku
Kadang-kadang ku berharap bahwa itu baru saja dimulai
Sepertinya aku selalu sedikit terlambat
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Rabu, 16 Oktober 2019
Gundahku
![]() |
Gundahku |
Gundah bersama keresahan memaku disana
Tiada Hati ini terhenti dari kubangan resah
Kecuali air mataku tertumpah atasnya
Sesuatu itu tampak indah ...
Mekar bersama setumpuk kebahagiaan
Sesuatu itu tampak nyata ...
Berbunga bak limpahan mawar melingkupi taman
Mekar bersama setumpuk kebahagiaan
Sesuatu itu tampak nyata ...
Berbunga bak limpahan mawar melingkupi taman
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana,
Ibroh
Selasa, 10 Februari 2015
Asaku nun Jauh di Sana
Dermaga yang bisu
Pagi itu terpecahkan
Pagi itu terpecahkan
Dengan semburat sinar mentari
Dan ombak yang mendayu
Bermain sendiri dalam sepi
Semua yang hidup tertidur
Melipat diri dalam mimpi
Bintang berkaca dalam sunyi
Sebait bulan menemaniku
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Sabtu, 10 Januari 2015
Fatamorgana
Lihat langitBerulang kali ia menghantar tangisnya
Menghapus puisi yg ku toreh diatas pasir
Hanya tersisa serpihan yg hilang
Mengubur diri entah sampai kepadanya atau tenang
Aku Sudah bosan
Bintang temani bulan
Satu hari ingin mendampingi matahari ...
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Sabtu, 20 Desember 2014
Mimpi
Ketika hati bertanya tentang apa..Disaat hati tak bisa lagi merasa..
Di saat itu ....
Tiada satupun kehangatan nur yang menyentuh kalbu ...
Jejak fana dunia ini
Tak selalu sama dengan asa
Dan kenyataan,
Dan kenyataan,
Itulah akhir dari semua impian..
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Jumat, 19 Desember 2014
Aneh ?
Aneh ...
Aku tak mengerti
Ketika ia katakan "sayang"
Sungguh terlihat jelas naifnya
Aku tak mengerti
Ketika ia katakan "sayang"
Sungguh terlihat jelas naifnya
Aneh ...
Jika apa yang ia lakukan
Katanya untuk "diriku" ??
Padahal bingkai kebencian sudah terhias
Jika apa yang ia lakukan
Katanya untuk "diriku" ??
Padahal bingkai kebencian sudah terhias
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Rabu, 22 Oktober 2014
Dera
Adakalanya surya itu redupMenyisakan sinar suram ditengah pekatnya awan
Adakalanya Rembulan itu tak tampak
Disembunyikan bersama gumpalan mega berarak
Adakalanya diriku merangkak terseret seret
Meninggalkan luka bernanah tak terobati
Adakalanya dirimu bercucuran air mata keluh kesah
Mengabarkan akan luka menganga didalam hati
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Senin, 20 Oktober 2014
Jenuh
Jenuh ...
Kemarin biru
Kemarin biru
Hari ini merah
Esok hijau
Lusa aku pun mendua
Hari-hari tampak sama di mataku
Jenuh ...
Ia yang kemarin marah
Hari inipun marah kepadaku
Ia yang kemarin benci
Hari inipun benci kepadaku
Ia , kemarin dan hari ini sama dimataku
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Rabu, 04 Juni 2014
Dunia dan aku
Dunia
Hidangan yang penuh gemerlap
Gemerincing kemewahan nan fana
Adalah sifat yang ia miliki
Dunia
Tatkala engkau menyapanya
Ia terlihat melambai penuh pesona
Bak bidadari yang mengelus syahwatmu
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana,
Ibroh
Rabu, 08 Januari 2014
Air Mata
Air MataTerkadang ia bagaikan bisikan
Membelai halus jiwa yang hampa
Ketika sebuah asa terasa sulit terjangkau
Air mata
Ia bagaikan mata air
Dipadang luas yang tidak ditemui para pengembara
Ketika sebuah asa enggan memenuhi dahaganya
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Senin, 11 Februari 2013
Puisi Gundah
Sengatannya seolah meluluhkan seluruh peluhku
Tiba-tiba , Aku melihat di ufuk barat ..
Berarak sekelompok mega ...
Ia menutup siang itu dengan gelap ...
Tumpahan air dari langit
Seketika merubah fatamorgana-ku
Yang terbias di sudut jalan ...
Menguapkan segala asa , mimpi ..
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Minggu, 28 Oktober 2012
Jiwa yang resah
Wahai hati jiwa yang gulana
Engkau seolah mentari yang terhalang mega
Meredupkan sinar dirimu sendiri
Membawa sengsara jagatmu sendiri ...
Wahai jiwa yang resah
Kenapa engkau menjauhkan diri ...?
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Pagi yang mendung
![]() |
Puisi Islami Terbaik |
Pagi itu memang mendung
Aku tak begitu melihat ada asa di sana
Pagi itu memang mendung
Aku merasa tidak ada aku di sana
Ya benar pagi itu memang mendung
Bukan berarti disana akan turun hujan
Tapi bisa jadi seribu makar tengah mengiringinya
Sebagai pengganti hujan yang tak kunjung datang
Selanjutnya »
Labels:
Fatamorgana
Langganan:
Postingan (Atom)