Ad 468 X 60

Minggu, 24 November 2019

Widgets

Dunia oh Dunia

Hamparan ladang itu terlihat menguning
Padahal kemarin aku lihat menghijau segar
Jelaga itu terlihat mengering
Padahal senja kemarin ku lihat basah dengan air

Demikianlah Dunia ....
Tatkala asa ini tersalah berlabuh untuknya
Tatkala cinta ini tersakiti karena nya ...
Dunia kini telah pudar padahal kemarin menumbuh




Dunia adalah , manakala kita letih
Dunia adalah , manakala kita menjerit
Dunia adalah , manakala kita menangis
Dunia adalah , manakala kita mengeluh

Engkau yang terjerat atasnya 
Layaknya belalang yang terlilit rumah laba-laba
Hanya menunggu dan menunggu
Dibinasakan dan terbinasakan olehnya

Engkau yang tertipu dengannya
Seolah waktu di pacu hanya untuk jantung Dunia
Berlari , menggapai , Dan engkau tahu 
Bahwa di sana hanya fatamorgana 

Sungguh , jika engkau terus menatap dirinya
Sungguh , jika engkau jadikan ia tujuan
Sejuta penyesalan telah menantimu
Ketika Dunia menjadi setetes air di hamparan samudera kenikmatan Jannah


12/10/2019 | by Irvan Mulya 

Puisi Islami Terbaik

 

BAGIKAN KE   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Hak Cipta:© Copyright 2014 - Puisi Terbaik Islami
Puisi Islami Terbaik pembangun jiwa , penggugah hati . Puisi Pilihan yang bisa menjadikan Anda untuk terpacu mengamalkan kebaikan Read More →

0 comments: