Minggu, 24 November 2019
Dunia oh Dunia
Hamparan ladang itu terlihat menguningPadahal kemarin aku lihat menghijau segar
Jelaga itu terlihat mengering
Padahal senja kemarin ku lihat basah dengan air
Demikianlah Dunia ....
Tatkala asa ini tersalah berlabuh untuknya
Tatkala cinta ini tersakiti karena nya ...
Dunia kini telah pudar padahal kemarin menumbuh
Dunia adalah , manakala kita letih
Dunia adalah , manakala kita menjerit
Dunia adalah , manakala kita menangis
Dunia adalah , manakala kita mengeluh
Engkau yang terjerat atasnya
Layaknya belalang yang terlilit rumah laba-laba
Hanya menunggu dan menunggu
Dibinasakan dan terbinasakan olehnya
Engkau yang tertipu dengannya
Seolah waktu di pacu hanya untuk jantung Dunia
Berlari , menggapai , Dan engkau tahu
Bahwa di sana hanya fatamorgana
Sungguh , jika engkau terus menatap dirinya
Sungguh , jika engkau jadikan ia tujuan
Sejuta penyesalan telah menantimu
Ketika Dunia menjadi setetes air di hamparan samudera kenikmatan Jannah
12/10/2019 | by Irvan Mulya
Hak Cipta:© Copyright 2014 - Puisi Terbaik Islami
Puisi Islami Terbaik pembangun jiwa , penggugah hati . Puisi Pilihan yang bisa menjadikan Anda untuk terpacu mengamalkan kebaikan Read More →
Faidah atau Puisi Terkait:
Dunia Fatamorgana Maksiat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar