Ad 468 X 60

Saturday, March 16, 2013

Widgets

Waktu

Puisi Islami waktu
Waktu , ia adalah laksana pedang
Melewatimu tanpa kau ketahui
Menikam mu tanpa kau kehendaki

Waktu , Ketika kau menangis pilu
Dengan rentetan kisah yang tak bisa kau ulangi kembali
Di iringin seribu penyesalan yang tiada pelipurnya




 

Waktu , bahkan engkau sering mencacinya  !
Engkau katakan "Ia Sial ! " , "Ia Apes !" ...
Padahal engkau tahu bahwa itu semua dari kebodohanmu sediri

Waktu , dimana kau menjadi berubah
Ia yang bisa menjadikanmu shaleh 
Bahkan Ia yang bisa menjadikanmu kufur ...

Waktu , ketika itu menjadi kebodohanmu
Laksana seorang pandir engkau melewatinya
Bersama dengan kesalahan dan kebodohanmu yang sia-sia

Waktu , ia yang akan menjadi hakim mu kelak
Kau hiasi Ia dengan kemunafikanmu 
Dan kau arungi Ia dengan segala kemungkaranmu

Duhai kiranya engkau yang berada di ujung waktu
Tidak kah engkau sadar ?!
Tidak kah engkau pernah melihat sejenak ?! ...

Lihatlah dirimu !! , 
Kau telah lumuri "Ia" dengan segala nista dan Kotoran !
Padahal kelak engkau butuh hijab dengan "nya" !

Pandangilah dirimu !! ,
Kau habiskan "Ia" dengan segala kesia-sia an !
Padahal engkau butuh "Ia" sebagai penolongmu !

Sungguh engkau yang telah membunuh "nya"
Kelak Ia akan menikam mu laksana pedang
Diatas lantai air mata penyesalanmu !

Waktu , sejatinya Ia adalah Rabbul 'Alamin
Ia memberikan ladang untuk mu bercocok tanam
Ia yang berharap engkau bisa menanamnya dengan baik

puisi islami
Menepilah wahai hamba Allah !
Menepilah bersama Waktu !
Rangkul lah Ia, Peluk lah Ia 
selayaknya engkau bersama kekasihmu ...


Karawang , 10 Maret 2013
Hamba yang faqir di hadapan Nya 






 

BAGIKAN KE   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Hak Cipta:© Copyright 2014 - Puisi Terbaik Islami
Puisi Islami Terbaik pembangun jiwa , penggugah hati . Puisi Pilihan yang bisa menjadikan Anda untuk terpacu mengamalkan kebaikan Read More →

1 comment:

  1. Maaf, itu tulisan dari ketentuannya rancu tuh, maksudnya dilarang izin? jadi boleh langsung copas gitu?

    ReplyDelete

Terima kasih banyak sudah mau memberikan komentar